Sabtu, 18 Desember 2010

Hakikat pendidik

Hakikat pendidik
Pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan terhadap anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya mampu melaksanakan tugas sebagai makhluk Allah, khalifah di muka bumi, sebagai makhluk social dan sebagai individu yang mampu berdiri sendiri.
Sedangkan pendidik dalam perspektif pendidikan Islam adalah orang-orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan peserta didik dengan mengupayakan perkembangn seluruh potensi peserta didik, baik potensi afektif, kognitif, maupun psikomotorik sesuai dengan nilai-nilai dan ajaran Islam.
Islam mengajarkan bahwa pendidik pertama dan utama yang paling bertanggung jawab terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik adalah kedua orang tua. Islam memerintahkan kedua orang tua untuk mendidik diri dan keluarganya terutama anak-anaknya, agar mereka terhindar dari azab yang pedih. Firman Allah :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ.
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan


sumber: 
- Abd. Aziz, Filsafat Pendidikan Islam (Surabaya :Elkaf, 2006)
- Samsul Nizar, Filsafat pendidikan Islam (Jakarta: ciputat press, 2002)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar