Kamis, 16 Desember 2010

MASA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

MASA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM
Setelah warisan filsafat dan ilmu pengetahuan islam diterima oleh bangsa eropa dan umat islam sudah tidak memperhatikannya lagi maka secara berangsur-angsur telah membangkitkan kekuatan dieropa dan menimbulkan kelemahan dikalangan umat islam. Secara berangsur-angsur tapi pasti kekuatan umat islam ditundukkan oleh kekuatan eropa.
Sebenarnya kesadaran akan kelemahan dan ketertinggalan kaum muslimin dari bangsa-bangsa eropa dalam berbagai kehidupan ini, telah timbul mulai abad ke 11 H/17 M. Dengan kekalahan-kekalahan yang diderita oleh kerajaan turki usmani dalam peperangan dengan negara eropa, kekalahan tersebut mendorong raja-raja dan pemuka-pemuka kerajaan untuk menyelidiki sebab-sebab kekalahan mereka dan rahasia keunggulan lawan. Mereka mulai memperhatikan kemajuan yang dicapai oleh eropa, terutama perancis yang merupaka pusat kemajuan kebudayaan eropa pada masa itu. Kemudian dikirim duta-duta untuk mempelajari kemajuan eropa., terutama dibidang militer dan ilmu pengetahuan. Didatangkan pelatih pelati militer dari eropa dan didirikan sekolah tehnik militer pada tahun 1734 M untuk pertama kalinya.
Dalam bidang ilmu pengetahuan modern dalam islam, untuk pertama kalinya dibuka suatu percetakan di istambul pada tahun 1727 M, yang digunakan untuk mencetak buku-buku ilmu pengetahuan eropa yang telah diterjemahkan kedalam bahasa arab, selain untuk mencetak al qur’an dan buku pengetahuan lainnya, namun usaha ini mendapat tantangan dari pihak dari ulama dan golongan tentara dan pihak tentara yang telah ada sebelumnya , yang disebut pasukan yenisari, yang terlalu kuat sehingga usaha pemabahruan tersebut tidak berkembang.
Dan pendudukan Mesir oleh Napoleon Bonaparte tahun 1798 M, adalah tonggak sejarah bagi umat islam untuk mendapatkan kembali kesadaran akan kelemahan keterbelakangan mereka. Ekspedisi tersebut bukan hanya menunjukkan akan kelemahan umat islam, tetapi juga sekaligus menunjukkan kebodohan mereka, karena disamping membawa pasukan napoleon juga membawailmuan dengan seperangkat alat ilmiahnya untuk mengadakan penelitian di mesir. Inilah yang membuak mata kaum muslimin akan keterbelakangan dan kelemahan mereka, sehingga akhirnya timbul berbagai macam usaha pembaharuan dalam segala bidang kehidupan, untuk menegjar ketertinggalan dan keterbelakangan mereka, termasuk usaha-usaha di bidnag pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar