Rabu, 24 November 2010

Hukum Berdakwah

Hukum Berdakwah
Melihat dasar-dasar yang ada dalam al-Qur’an dan hadits, hokum berdakwah termasuk dalam pengertiannya “ber-tabligh” adalah “wajib”. Kewajiban berdakwah itu pada mulanya dianjurkan kepada para Rasul-rasul Allah, kemudian dianjurkan oleh para sahabat dan seterusnya dipikul kepada para Ulama dan para pemimpin-pemimpin Islam. Kewajiban berdakwah tersebut sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali Imron ayat 110:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ …

Artinya:
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. …”
Kemudian ditegaskan oleh hadist Rasulullah:
بلغوا عنى ولو اية
“Sampaikan oleh mu dari padaku walaupun sepotong ayat” (Al-Hadits).
Dengan demikian dilihat dari segi hukumnya adalah termasuk berdosa, jika seseorang yang telah mengaku muslim/muslimah tetapi enggan melaksanakan dakwah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar